Yogyakarta, 12
November 2017
Pagi ini bangun
sudah super pagi, karena malam sebelumnya sudah disampaikan bahwa pagi ini kami
akan olahraga di luar rumah. Tujuannya adalah ke Malioboro, seumur umur tinggal
di Jogja belum pernah pagi hari jam 5 gitu jalan jalan di Malioboro.
Dan ternyata
eksekusinya betul jam 5 pagi, kami naik Silver (nama yang kami berikan kepada
motor ayah ZX 130) muterin jogja eh rutenya berubah, pak supir (ayah) lebih
seneng ke alun alun selatan, ternyata eh ternyata ayahanda sudah laper hehehe,
dan kamipun mencari sarapan pagi, ananda makan bubur ayah makan nasi soto,
bunda belum jamnya sarapan.
Sesampainya di
alun alun kidul alhamdulillah lagi bersyukur betul, ada acara Gerakan
Masyarakat Sehat disingkat GERMAS (semoga tidak salah ya) dalam rangka Hari
Kesehatan Nasional. Ada banyak stand di alun alun kidul. Kamipun menjelajah
tiap stand. Dan sampailah kami di stand BPOM, senengnya saya bisa menjelaskan
makanan makanan yang sekiranya berbahaya untuk kesehatan.
”Kak sini deh.”
”apa Nda?”
”kakak tahu ini
apa?”
”kerupuk nda”
”kerupuknya
warnanya apa kak?”
”merah Nda..
pakai pewarna itu ya Nda?”
”iya kak, namanya
Rhodamin B. Itu pewarna berbahaya untuk kesehatan tubuh.”
”bisa sakit ya
Nda?”
”iya sayang,
salah satunya bisa sakit perut. Kakak mau dapat hadiah tidak? Ada kuis ini.”
”mau Nda”
”ditulis dulu
nama kakak.”
Sambil menunggu
ananda menulis nama, saya memilih pertanyaan
yang sekiranya ananda bisa menjawabnya di pohon pertanyaan.
”sudah kak?”
”sudah nda.”
”pertanyaan nomor
22, apakah dibolehkan membungkus makanan menggunakan seteples.”
Heemmmm.... mikir
lama ananda.
”jadi kak, kaka
tahu isi seteples?”
”iya nda.”
”kira kira nie
bahaya tidak kalau tertelan?”
”bahaya nda,
itukan dari besi, bisa luka lidah kita.”
”nah berarti
boleh tidak nak?”
”tidak.”
”oke ditulis
sayang.”
Dan ananda pun
menyerahkan hasil jawabannya kepada petugas BPOM dan ananda memilih hadiah
komik (baru seneng senengnya membaca)
![]() |
| salah satu pojok selfie |
Setelah itu kami
melanjutkan perjalanan di sebelah gedung Sasana Hinggil, ada kegiatan donor
darah dan pemeriksan TORCH gratis. Saya pun daftar dan karena tidak membawa
syarat pemeriksaan saya memutuskan untuk pulang, melengkapi syarat syarat
tersebut, ananda bermain dengan ayah di alun alun.
Syarat
alhamdulillah sudah beres, ngantri lama.
Pemandangan di
hadapan saya bener bener membuat hati trenyuh, ada seorang bapak yang sudah ngantri
dari pagi untuk memeriksakan anaknya yang sudah menikah, apakah anakku sehat,
kok belum hamil setelah keguguran. Dalam benak saya, bapak ini cintanya dan
kasih sayang ke anaknya luar biasa, saya trenyuh kelingan bapak saya sampai
saat ini belum bisa berbakti secara baik kepada beliau. Semoga bapak saya
diparingi umur panjang dan berkah, bisa segera ke Baitullah aamiin.
Selama periksa
ada berita duka masuk, ayah dari teman saya meninggal dunia. Setelah periksa
kami melanjutkan perjalanan ke rumah duka dan menunggu agak lama sampai jenazah
datang.
Hari minggu ini
full lari lari kegiatannya, plus hujan hujanan hehehehe.. banyak perubahan
dalam diri saya ketika menerapkan komunikasi produktif tersebut, dan ananda
jadi sangat berkurang tantrumnya. Ketika saya lelah, saya komunikasikan ke
ayah, saya butuh jeda yah, sebentar saja ya. Sama halnya ketika saya ada
sedikit konflik batin tentang sesuatu hal.. akan saya uraikan di tulisan
selanjutnya...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar